# Headline News Page 2
Muna Barat – Sekolah Menengah Atas (SMP) Negeri 1 Sawerigadi, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara, menerima 125 porsi Makanan Bergizi Gratis dari Pemerintah. Menu perdana itu berupa Nasih putih, daging ayam, sayuran, hingga buah, Senin (23/8/2025).
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) mulai dari jenjang siswa PAUD/TK, SD, SMP, hingga tingkat SMA, di sekolah se-Indonesia, mulai diluncurkan 6 Januari 2025.
MBG ini, yang merupakan upaya Pemerintah Pusat, untuk meningkatkan tingkat kehadiran, juga mengurangi malnutrisi atau stunting.
Kepala SMP Negeri 1 Sawerigadi, Amrul, menyatakan manfaat dari MBG ini bagi siswa nya untuk meningkatkan kualitas belajar, memberikan asupan gizi dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas belajar dan konsentrasi pada siswa.
“Makanan bergizi ini dapat juga mengurangi jajan siswa-siswi, dan dapat membantu orang tua dalam menyediakan makanan bergizi, terhadap anak anak mereka,” jelas Amrul.
Sementara salah satu siswa, Umul, mengaku gembira dapat menghemat uang saku. “Dengan adanya Makanan Bergizi Gratis, dapat mengurangi uang jajan dan dapat mengurangi beban orang tua, “kata Umul.
Reporter: La Ode Abubakar
Foto: La Ode Abubakar. Siswa SMPN 1 Sawerigading saat perdana terima MBG.
# SMP Negeri 1 Sawerigadi
# Bantuan MBG
# Makan Bergizi Gratis
# Siswa Berprestasi
# Pendidikan Berkelanjutan
LAWA, MUNA BARAT – Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat (Mubar), Laode Darwin – Ali Basa menyerahkan 338 ekor sapi kepada 42 kelompok tani dan 20.000 ayam petelur untuk 23 kelompok disertakan pakan selama 2 bulan bagi penerima.
Penyerahan itu sebagai kado Bupati dan Wakil Bupati di hari ulang tahun Republik Indonesia ke-80 sekaligus komitmen pemerintah Muna Barat mensejahterakan masyarakatnya di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Selain hewan sapi, Laode Darwin – Ali basa juga menyerahkan bibit ayam petelur, ayam potong dan menyerahkan 14 unit traktor roda 4 dan 12 traktor roda 2 sebagai upaya mensukseskan ketahanan pangan lewat program 100 hari kerja bupati. Alokasi Dana untuk bantuan tersebut menggunakan anggaran negara.
“Tadi ada traktor roda dua, Alhamdulillah juga sudah kita bagikan. Kemudian sapi 338 ekor itu sudah kita bagi ke kelompok-kelompoknya. Jadi sapi itu untuk calon penerima itu dikhususkan untuk yang memiliki kandang,” ungkap Bupati Muna Barat, Laode Darwin.
Penyuluh Desa Lapokainse, Kecamatan Kusambi, Idam Nitigonu mengatakan penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja bupati dan wakil bupati Muna Barat.
“(Jatah) perkelompok tergantung luas kandang. Ada yang dapat 1.000 (ekor ayam), ada yang dapat 1500 (ekor ayam), ada yang 500 (ekor ayam),” ungkapnya.
Sebelum penyerahan ke penerima, maka tim penyuluh yang telah ditunjuk terlebih dahulu meninjau lokasi dan luas kandang kelompok yang telah ditentukan.
# Pemerintah Daerah Muna Barat
# Pemda Mubar Beri Bantuan
# Bantuan Ternak di Mubar
# Bupati Muna Barat
# Loade Darwin
# Bantuan Ternak Ayam
# Bantuan Ternak Sapi
# Bantuan Traktor
KENDARI, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan Musyawarah Daerah ke IV tahun 2025. Kegiatan Musda berlangsung di Hotel Claro Kendari selama dua hari yakni 20 dan 21 Agustus ini.
Musyawarah Daerah yang dibuka langsung oleh Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dihadiri perwakilan DPP dan 12 Dewan Perwakilan Cabang (DPC) se-Sultra serta para simpatisan partai.
Melalui musyawarah daerah ini selain mengokohkan konsolidasi segenap pengurus dan kader, partai Hanura juga mendambakan lahirnya figur pemimpin yang amanah dan bertanggungjawab.

Sekretaris DPD Partai Hanura Sultra, Ahmad Muhaimin kepada media menjelaskan prinsip gelaran musyawarah daerah lebih pada penguatan komitmen perjuangan dalam menentukan arah partai Hanura ke depan.
“Dalam eksistensinya juga hanura ber-transformasi lebih cepat menyatukan tekad tanpa ada istilah lagi sekat antar kader,” katanya, Rabu (21/8/2025).
Hal ini dimaksudkan lanjut Muhaimin, agar visi misi partai dalam kontribusi membangun Sultra / segera tercapai melalui ikatan sinergitas yang kuat bersama pemerintah daerah.
Musyawarah Daerah Partai Hanura diarahkan satu suara menentukan ketua partai tanpa ada gelaran pemilihan ketua seperti sebelumnya.
Tim Redaksi
KENDARI – Pet Festival 2025 di kawasan Eks MTQ Kendari, Minggu (10/8/2025) sukses terselenggara.
Sultra TV bersama Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sultra menghadirkan komunitas pencinta binatang.
Gelaran Pet Festival 2025 jadi ajang silaturahmi para pencinta satwa dengan beragam hewan peliharaan mereka, mulai dari iguana, anjing, kucing, ular piton, hingga tupai terbang (Sugar Glider).
Pet Festival 2025, dibuka oleh Perwakilan Setda Provinsi Sultra, La Ode Fasikin.
Fasikin mengapresiasi kegiatan tersebut yang sukses menghadirkan para pencinta hewan di Sultra dengan beragam hewan unik mereka.
“Kami atas nama Pemprov Sultra mengapresiasi kegiatan ini, harapan kami kegiatan seperti ini terus berlanjut agar masyarakat mencintai dan melindungi hewan yang dilestarikan,” ucapnya dalam sambutan.
Kegiatan Pet Festival diawali senam jantung sehat, kemudian menggelar Pet Run berjalan mengitari Eks MTQ. Bendera star Pet Run dikibarkan langsung oleh Direktur Sultra TV, Purwanto bersama Perwakilan Pemprov Sultra, La Ode Fasikin.

Peserta dalam Pet Run membawa serta hewan piaraan mereka dalam penjagaan agar tidak lepas di area kerumunan.
Hewan-hewan piaraan tersebut berlenggak lenggok di gelaran Pet Run sembari jadi tontonan menarik masyarakat.
Ayen, salah satu peserta dalam Pet Festival bangga dengan kegiatan itu. Menurutnya, momen pet ini mempertemukan anggota komunitas sesama pencinta satwa.
“Sangat menarik acara ini, selain bisa menampilkan hewan unik juga jadi ajang silaturahmi,” katanya.
Ayen membawa beberapa ular piton langka, salah satunya Piton Dara yang bentuknya pendek dan gemuk tidak berbisa.
Selain piton, primadona tontonan warga di Pet Festival adalah iguana warna warni, si mungil tupai terbang dan anjing pemburu K9 milik Polda Sultra.
Anjing-anjing unik lainnya jenis Pitbull, Buldog, Pomeranian, dan Chihuahua, juga tak luput dari perhatian warga.
Di area Pet Festival penyelenggara juga menyediakan vaksin gratis anti rabies untuk hewan jenis anjing dan kucing.
Malam harinya, gelaran dilaksanakan Pet Show menampilkan anjing dan kucing dengan pakaian unik.
Kucing dan anjing beragam jenis tampil mengesankan para penonton. pemilik dan hewan piaraannya berjalan ala model di karpet merah.
Beberapa hewan piaraan kompak mengenakan atribut merah putih menyambut momen HUT RI.
Reporter : Lan/Sultratv
KONAWE KEPULAUAN – Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menyelenggarakan sholat jenazah dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tombaone Raya, Kecamatan Wawonii Utara, kabupaten konawe kepulauan.
Penyelenggaraan jenazah dilaksanakan dalam kegiatan Seminar, Sosialisasi dan Pelatihan Fardhu Kifayah bertajuk “Edukasi Memandikan Jenazah Bagi Masyarakat Desa Tapumbatu, Tombaone, dan Labisa” di Masjid Al-Hijrah, Senin (4/8/2025).
Hadir sebagai peserta dalam kegiatan yakni babinkamtibmas, tokoh agama, pengurus Masjid Al hijrah, dan masyarakat setempat.
Pemateri pengurusan jenazah dibawakan oleh mahasiswa KKN IAIN Kendari, Muhammad Rizal.
Rizal menjelaskan secara detail tata cara memandikan jenazah yang benar sesuai syar’i mulai dari syarat, sunnah, bacaan niat, hingga praktek memandikan dan doa pengurusan jenazah.
“Alhamdulillah, materi memandikan jenazah dalam kegiatan ini banyak dihadiri masyarakat Wawonii Utara, edukasi ini Insha Allah bisa bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ketua Panitia, Yusran mengatakan kegiatan seminar dan praktik fardhu kifayah ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya pemahaman dan pelaksanaan kewajiban umat Islam, khususnya terkait tata cara pengurusan jenazah.
“Kami hadirkan pemateri yang menguasai tata cara pemandian jenazah agar masyarakat bisa paham tata cara mengurus jenazah yang benar,” katanya.
Sementara itu, Staf KUA Kecamatan Wawonii Utara, Basnur mengapresiasi kegiatan seminar dan praktek pengurusan jenazah yang dihadiri masyarakatnya.
“Kami apresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa IAIN Kendari. Harapan kami kedepan masyarakat yang mendapatkan pelatihan di seminar ini sudah bisa mengurus jenazah,” tukasnya.
Proses tata cara pengurusan jenazah oleh mahasiswa IAIN Kendari mulai dari cara memandikan, mengkafani, menyolatkan, hingga tata cara menguburkan jenazah dengan benar.
Tim Redaksi









