Video Page 2
KENDARI – Pet Festival 2025 di kawasan Eks MTQ Kendari, Minggu (10/8/2025) sukses terselenggara.
Sultra TV bersama Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sultra menghadirkan komunitas pencinta binatang.
Gelaran Pet Festival 2025 jadi ajang silaturahmi para pencinta satwa dengan beragam hewan peliharaan mereka, mulai dari iguana, anjing, kucing, ular piton, hingga tupai terbang (Sugar Glider).
Pet Festival 2025, dibuka oleh Perwakilan Setda Provinsi Sultra, La Ode Fasikin.
Fasikin mengapresiasi kegiatan tersebut yang sukses menghadirkan para pencinta hewan di Sultra dengan beragam hewan unik mereka.
“Kami atas nama Pemprov Sultra mengapresiasi kegiatan ini, harapan kami kegiatan seperti ini terus berlanjut agar masyarakat mencintai dan melindungi hewan yang dilestarikan,” ucapnya dalam sambutan.
Kegiatan Pet Festival diawali senam jantung sehat, kemudian menggelar Pet Run berjalan mengitari Eks MTQ. Bendera star Pet Run dikibarkan langsung oleh Direktur Sultra TV, Purwanto bersama Perwakilan Pemprov Sultra, La Ode Fasikin.

Peserta dalam Pet Run membawa serta hewan piaraan mereka dalam penjagaan agar tidak lepas di area kerumunan.
Hewan-hewan piaraan tersebut berlenggak lenggok di gelaran Pet Run sembari jadi tontonan menarik masyarakat.
Ayen, salah satu peserta dalam Pet Festival bangga dengan kegiatan itu. Menurutnya, momen pet ini mempertemukan anggota komunitas sesama pencinta satwa.
“Sangat menarik acara ini, selain bisa menampilkan hewan unik juga jadi ajang silaturahmi,” katanya.
Ayen membawa beberapa ular piton langka, salah satunya Piton Dara yang bentuknya pendek dan gemuk tidak berbisa.
Selain piton, primadona tontonan warga di Pet Festival adalah iguana warna warni, si mungil tupai terbang dan anjing pemburu K9 milik Polda Sultra.
Anjing-anjing unik lainnya jenis Pitbull, Buldog, Pomeranian, dan Chihuahua, juga tak luput dari perhatian warga.
Di area Pet Festival penyelenggara juga menyediakan vaksin gratis anti rabies untuk hewan jenis anjing dan kucing.
Malam harinya, gelaran dilaksanakan Pet Show menampilkan anjing dan kucing dengan pakaian unik.
Kucing dan anjing beragam jenis tampil mengesankan para penonton. pemilik dan hewan piaraannya berjalan ala model di karpet merah.
Beberapa hewan piaraan kompak mengenakan atribut merah putih menyambut momen HUT RI.
Reporter : Lan/Sultratv
KONAWE KEPULAUAN – Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menyelenggarakan sholat jenazah dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tombaone Raya, Kecamatan Wawonii Utara, kabupaten konawe kepulauan.
Penyelenggaraan jenazah dilaksanakan dalam kegiatan Seminar, Sosialisasi dan Pelatihan Fardhu Kifayah bertajuk “Edukasi Memandikan Jenazah Bagi Masyarakat Desa Tapumbatu, Tombaone, dan Labisa” di Masjid Al-Hijrah, Senin (4/8/2025).
Hadir sebagai peserta dalam kegiatan yakni babinkamtibmas, tokoh agama, pengurus Masjid Al hijrah, dan masyarakat setempat.
Pemateri pengurusan jenazah dibawakan oleh mahasiswa KKN IAIN Kendari, Muhammad Rizal.
Rizal menjelaskan secara detail tata cara memandikan jenazah yang benar sesuai syar’i mulai dari syarat, sunnah, bacaan niat, hingga praktek memandikan dan doa pengurusan jenazah.
“Alhamdulillah, materi memandikan jenazah dalam kegiatan ini banyak dihadiri masyarakat Wawonii Utara, edukasi ini Insha Allah bisa bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ketua Panitia, Yusran mengatakan kegiatan seminar dan praktik fardhu kifayah ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya pemahaman dan pelaksanaan kewajiban umat Islam, khususnya terkait tata cara pengurusan jenazah.
“Kami hadirkan pemateri yang menguasai tata cara pemandian jenazah agar masyarakat bisa paham tata cara mengurus jenazah yang benar,” katanya.
Sementara itu, Staf KUA Kecamatan Wawonii Utara, Basnur mengapresiasi kegiatan seminar dan praktek pengurusan jenazah yang dihadiri masyarakatnya.
“Kami apresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa IAIN Kendari. Harapan kami kedepan masyarakat yang mendapatkan pelatihan di seminar ini sudah bisa mengurus jenazah,” tukasnya.
Proses tata cara pengurusan jenazah oleh mahasiswa IAIN Kendari mulai dari cara memandikan, mengkafani, menyolatkan, hingga tata cara menguburkan jenazah dengan benar.
Tim Redaksi



