Berita Nasional
Berita Nasional – Menyajikan informasi terkini, peristiwa hingga hiburan dari Nasional dan Regional
TANGERANG – PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan PT Astra International Tbk sekaligus bagian dari Astra Financial, kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan inovasi dan inspirasi bagi masyarakat Indonesia. Salah satu wujudnya adalah melalui kolaborasi dengan konten kreator internasional Kristian Hansen. Dalam kolaborasi ini,
FIFGROUP mendukung perjalanan Kristian menjelajahi Nusantara dengan memberikan Honda CRF1100L Africa Twin DCT 2024 yang telah dimodifikasi sebagai “Teman Traveling” melalui kampanye #FIFGROUP1PenuhMakna.
Kristian Hansen, content creator dan travel influencer internasional, dikenal luas atas perjalanannya menjelajahi Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Ia telah mengunjungi beragam destinasi, mulai dari jembatan-jembatan desa di Wakatobi, pesisir Sulawesi, hingga kota-kota kecil di Maluku. Melalui lensa kameranya, Kristian memotret keindahan alam, keragaman budaya, dan kisah masyarakat setempat yang ia temui di sepanjang perjalanan.
Melalui kolaborasi ini, motor Honda yang diberikan FIFGROUP sebagai “Teman Traveling Kristian” mendampingi Kristian menjelajahi berbagai daerah. Seluruh perjalanan ini didokumentasikan secara inspiratif melalui konten digital di kanal yang Kristian kelola, dengan menyisipkan pesan positif termasuk edukasi keselamatan berkendara (safety riding) yang sejalan dengan komitmen FIFGROUP.

Sebagai bagian dari rangkaian kolaborasi ini, FIFGROUP menghadirkan sesi talkshow “Kumpul Warga Bareng Kristian Hansen – Jelajah Sabang sampai Merauke” pada Sabtu, 27 September 2025 di Booth FIFGROUP Hall 10, ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, dalam ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025. Melalui talkshow ini, pengunjung IMOS mendengar langsung cerita Kristian tentang perjalanan lintas Nusantara, pengalaman unik, hingga pesan untuk
generasi muda agar lebih mencintai Indonesia.
Yang paling berharga bagi saya bukan hanya pemandangan, tetapi pengalaman bertemu masyarakat lokal dan belajar budaya mereka. Perjalanan ini semakin lengkap karena saya bisa menjelajahinya dengan Honda CRF1100L Africa Twin DCT 2024 sebagai ‘Teman Traveling’ saya. Awalnya saya sempat mengira motor ini akan terasa berat, tetapi ternyata sangat nyaman dan responsif untuk dikendarai. Rasanya benar-benar seperti ‘Love at First Ride’, ungkap Kristian.
Direktur FIFGROUP, Daniel Hartono mengungkapkan,
Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen FIFGROUP untuk mendukung lahirnya berbagai kisah inspiratif yang menampilkan kekayaan budaya, alam, dan potensi daerah di Indonesia sekaligus memberi inspirasi luas kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi ini, FIFGROUP berharap perjalanan Kristian Hansen menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya, alam, dan potensi daerah Indonesia secara lebih luas, sejalan dengan semangat FIFGROUP sebagai Satu Solusi Kebutuhan Pembiayaan yang juga memberi dampak positif bagi masyarakat di setiap daerah yang dijelajahi. (adv)
—
# FIFGROUP Hadir di IMOS 2025
# FIFGROUP Dukung Kristian Hansen
# Kristian Hansen Jelajahi Nusantara
# Kristian Hansen content creator
# Kristian Hansen travel influencer
# Honda CRF1100L Africa Twin
KENDARI, Ketua KONI Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Ady Aksar membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sultra, Sabtu 23 Agustus 2025.
Agenda Musprov yakni memilih calon ketua IPSI Sultra yang baru periode 2025-2029.
Dalam Musprov VIII IPSI resmi terpilih Dessy Indah Rachmat sebagai Ketua Pengurus IPSI Sulawesi Tenggara yang baru. Dessy terpilih secara aklamasi menggantikan Andi Ady Aksar.
Dessy bertekad akan membawa perubahan signifikan terhadap cabang olah raga Pencak Silat dengan predikat prestasi gemilang selama periode kepemimpinannya.
“Terimakasih telah ditunjuk resmi jadi Ketua IPSI Sultra, kami bertekad membawa prestasi untuk Pencak Silat Sultra ke depan,” tuturnya.
Hadir dalam kegiatan Wakil Ketua PB Pencak Silat Pusat, Wakil Sekretaris PB Pencak Silat Pusat, Kadispora Sultra, pengurus daerah dan pengurus cabang serta perwakilan pimpinan perguruan pencak silat se Sultra.
Sementara itu mantan Ketua IPSI Sultra Andi Ady Aksar meminta seluruh pengurus perguruan dan pengurus IPSI komitmen tinggi untuk bersama-sama memajukan olahraga pencak silat di daerah ini.
Sultra diungkap Andi Ady Aksar memiliki potensi atlet pencak silat berprestasi yang bisa diandalkan hingga di level yang lebih tinggi.
“IPSI punya potensi untuk mencetak atlet berprestasi, ke depan itu yang menjadi target pengurs yang baru nanti,” katanya.
Wakil Ketua Pengurus Besar IPSI Djayeng Tirto Sudarsono mengungkapkan momen Musprov Pencak Silat ini wadah yang cukup baik dalam mengaktifkan organisasi sehingga dibutuhkan tata kelola organisasi yang tertib adminisitrasi tidak ada lagi istilah konflik kepengurusan.
Prestasi yang ditunggu pengurus pencak silat yakni di ajang PON yang ditarget bisa mendulang lima medali.
“IPSI Sultra harus sudah punya prestasi terutama di ajang PON nanti yah bisa targetkan lima medali,” tukasnya.
Tim Redaksi
# Ikatan Pencak Silat Indonesia
SULTRATV – Mabes Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim mulai mengambil langkah tegas menindak (garap) tambang ilegal di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menyoroti kerugian negara akibat maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin resmi.
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Nunung Syaifuddin mengungkapkan, penyidikan resmi telah dibuka terhadap tamang ilegal yang tersebar di tujuh provinsi prioritas, yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Sulawesi Tenggara (Sultra), dan Papua Barat.
“Penyidikan di tujuh provinsi, termasuk Sultra ini merupakan upaya menyeluruh menanggapi instruksi Presiden, yang menekankan pentingnya menjaga kekayaan alam negara dari eksploitasi ilegal,” kata Brigjen Nunung kepada wartawan, Selasa (19/8/2025).
Tidak hanya di wilayah prioritas, Bareskrim juga memperluas jangkauan penyidikan ke daerah lain. Seperti Gorontalo untuk tambang batu galena (batu hitam) dan Maluku Utara untuk tambang nikel.
Di Kalimantan Timur, penyidik fokus pada aktivitas tambang batu bara ilegal, sementara di Sulawesi Tengah pada tambang nikel tanpa izin. Penelusuran juga dilakukan terhadap pertambangan batu dan pasir di Jawa Tengah serta Jawa Timur.
Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK semester 1 2024 lalu, terdapat potensi penambangan komoditas nikel tanpa izin di Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Sulteng.
Temuan itu terungkap dalam pemeriksaan kepatuhan atas pengelolaan perizinan pertambangan mineral, batu bara, dan batuan tahun 2009-triwulan III 2023 yang dilakukan pada Kementerian ESDM dan instansi terkait lainnya.
“Terdapat potensi penambangan komoditas nikel tanpa izin pada 4 pemegang Wilayah IUP (WIUP) komoditas batuan peridotit dan tanah merah di Provinsi Sultra dan Sulteng. Akibatnya, terdapat potensi kehilangan pendapatan negara dari PPN dan royalti komoditas nikel yang ditambang tanpa izin pada areal IUP Batuan,” demikian dikutip dari Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester I 2024.
Atas permasalahan tersebut, BPK merekomendasikan kepada Menteri ESDM agar menginstruksikan Dirjen Minerba, untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah, guna melakukan penertiban dan/atau pemberian sanksi administratif terhadap penyalahgunaan perizinan.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraannya di Sidang Tahunan MPR RI (15/8) menegaskan, tidak akan ada toleransi terhadap praktik tambang ilegal yang menyebabkan potensi kerugian negara hingga Rp300 triliun. Ia menyebut sedikitnya 1.063 titik tambang ilegal tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Prabowo menegaskan, tidak akan ragu menindak siapapun yang terlibat atau membekingi aktivitas ilegal ini.
“Saya beri peringatan, baik jenderal dari TNI, jenderal dari polisi, atau mantan jenderal, tidak ada alasan. Kami akan bertindak atas nama rakyat,” tegasnya.
Langkah cepat Bareskrim ini, publik kini menanti sejauh mana proses penegakan hukum akan menyentuh aktor-aktor besar di balik tambang ilegal.
Termasuk di wilayah Sulawesi Tenggara, yang dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas pertambangan nikel di Indonesia.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Wakatobi mengusut kasus dugaan korupsi proyek pembangunan gedung perkuliahan Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (AKKP) di Wakatobi tahun 2015. Upaya penyelidikan yang dilakukan korps adhyaksa terhadap proyek senilai Rp 7,3 miliar dari APBN di lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan itu telah naik tahap penyidikan.
Kasi Intel Kejari Wakatobi, Deni Mulyawan SH, mengatakan jaksa telah memanggil sejumlah orang yang dianggap punya pengetahuan terhadap proyek itu untuk mengetahui duduk perkara proyek tersebut.
Kasus ini, kata Deni, diusut sejak awal tahun, juga melibatkan beberapa ahli konstruksi dan kini telah memasuki tahap penyidikan. Deni menjelaskan proyek tersebut dikerjakan dengan skema lelang. Dikerjakan oleh perusahaan berbendera PT MNIS sejak Juli 2015 dengan target penyelesaian pada Desember 2015.
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil penyelidikan, salah satu item proyek tersebut yaitu gedung asrama kini tak lagi dapat dipergunakan sejak 2021. Padahal, gedungnya baru diresmikan pada tahun 2016.
“Sejak tahun 2017 gedung tersebut telah menunjukkan tanda-tanda kerusakan hingga saat ini pembangunan dibiarkan terbengkalai dan tidak dapat dimanfaatkan,” kata mantan Kabag Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur itu.
Kata dia, kondisi gedung perkuliahan AKKP itu kini memprihatinkan; tembok telah retak dengan kerusakan diperkirakan mencapai 97 persen. Area sekeliling bangunan dipenuhi oleh material, puing-puing konstruksi, potongan papan, dan kabel yang berserakan tanpa pengamanan yang memadai, sehingga membahayakan keselamatan para taruna yang melakukan kegiatan pembelajaran di gedung tersebut.
“Di bagian dalam bangunan, plafon runtuh dan sebagian lembaran hanya tergantung. Sementara kabel instalasi listrik menjuntai, nyaris lepas,” bebernya.
Dengan kondisi bangunan yang rusak, menurutnya, para taruna-taruni AKKP terpaksa menggunakan gedung kantor yang dialihfungsikan sebagai asrama sementara. Pihaknya memprediksi kasus itu menyebabkan kerugian negara senilai Rp 4 miliar. Namun jaksa masih menunggu perhitungan yang dilakukan lembaga auditor negara.
Ia tak memungkiri bila jaksa telah mengantongi nama calon tersangka, mengingat kasus ini masuk tahap penyidikan. Soal nama calon tersangka, katanya nanti dibeberkan saat penetapan tersangka.
(kendaripos.co.id)
JAKARTA–Presiden Joko Widodo dipastikan membuka resmi Kongres XXV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pada Senin, 25 September 2023 di Bandung, Jabar.
“Alhamdulillah, pihak Istana sudah mengabarkan kepastian kehadiran Pak Presiden Rabu (20/9) siang,” ujar Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari, Rabu sore di Sekretariat PWI Pusat, lantai 4 Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih.
Penyelenggaraan Kongres XXV PWI tahun 2023 sudah digelorakan sejak Minggu (24/9) malam, melalui acara jamuan makan malam (welcome dinner) di Gedung Pakuan, kediaman resmi Pj Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin.

Sebuah seminar diadakan pada Senin pagi di eL Hotel, tempat berlangsungnya Kongres. Seminar menghadirkan Wamen Kominfo Nezar Patria, Taufan Eko Nugroho Rotosariko, dan Agus Sudibyo.
Setelah itu, pembukaan resmi Kongres oleh Presiden Jokowi.
Panitia Kongres XXV PWI tahun 2023 jauh hari menyebutkan jika acara pembukaan Kongres Pemilihan PWI Pusat ini disesuaikan dengan kesediaan waktu dari Presiden Jokowi.
“Ini sangat membanggakan kita. Presiden Jokowi selalu mencoba meluangkan waktu untuk membahagiakan insan pers. Presiden membuka Kongres XXIV PWI di Solo, September 2018, dan terakhir hadir membuka acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2023 pada 9 Februari lalu di Medan, Sumatera Utara,” papar Atal S.Depari.
Didampingi Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi dan Ketua Panitia Pelaksana Kongres XXV PWI Marthen Selamet Susanto, Atal S Depari menjelaskan jika persiapan pergelaran pesta demokrasi insan pers nasional ini sudah 90 persen.
“Terima kasih kepada teman-teman panitia di Jakarta dan Bandung yang terus bersinergi untuk mempersiapkan pelaksanaan kongres dengan baik,” ujar Atal S.Depari, yang terpilih sebagai Ketua Umum PWI Pusat periode 2018-2023 pada Kongres XXIV PWI tahun 2018 di Solo, Jateng.
Diperkirakan jika sekitar 500 insan pers dari seluruh Indonesia akan menyemarakkan Kongres Pemilihan Ketua Umum PWI Pusat masa bakti 2023-2028 ini.
Peserta resmi kongres sendiri sebanyak 105 orang, terdiri dari 3 pengurus dari 35 PWI Provinsi. Juga perwakilan dari 4 PWI Provinsi baru, yakni PWI Papua Tengah, PWI Papua Pegunungan, PWI Papua Selatan dan PWI Papua Barat Daya.
Setiap PWI Provinsi juga diperbolehkan mengirim maksimal 5 peninjau, serta pengurus lainnya sebagai penggembira.
Undangan juga disampaikan kepada pimpinan Dewan Pers, perwakilan konstituen anggota Dewan Pers, serta para pimpinan media.
***









