# Featured News
MUNA BARAT – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, di dampingi Ketua Ibu TP- PKK, Rikha Purwa Ningsih Darwin, berkunjung di Wilayah kekuasaannya, dalam rangka meresmikan gedung Serba guna, Kecamatan Napano Kusambi, Kabupaten Muna Barat. Jumat 5 September 2025.
Dalam kunjungannya itu, La Ode Darwin dan Istri tercintanya, Rikha Purwa Ningsih, disambut dengan silat tradisi daerah, dilanjutkan dengan sholawat yang dilantunkan dari anak-anak santri.
Peresmian itu dihadiri, Ketua TP-PKK Muna Barat, Rikha Purwa Ningsih Darwin, anggota DPRD dapil 1, La Ode Sariba dan Rahman juga sebagai Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muna Barat, Kepala dinas, DPMD, Dispora dan Perumahan, serta Camat dan Kepala desa se Kecamatan Napano Kusambi, tentunya juga dimeriahkan dengan masyarakat setempat.

Gedung Soliwunto, seluas 11 kali 21 meter, menggunakan Dana Desa (DD) sebesar 503. 197.000 Rupiah.
Bupati La Ode Darwin merasa bangga kepada Kepala Desa Tangkumaho, yang terus berupaya membangun wilayahnya untuk wujudkan Muna Barat menuju LIWU MOKESA.
Orang nomor satu di Muna Barat itu juga, menargetkan selama 5 tahun memimpin daerah nya pembangunan dan fasilitas kantor desa juga kelurahan harus bisa diselesaikan. dengan harapan dalam satu periodenya Muna Barat mampu menjadi LIWU MOKESA, Tumbuh, Sehat, Keren.
Dalam kesempatan itu pula Ketua TP-PKK, Rikha Purwa Ningsih Darwin, membagikan beras gratis kepada masyarakat yang hadir tanpa memandang status.

Rikha Purwa Ningsih menyatakan bahwa beras gratis yang diberikan itu bukan bersumber dari anggaran APBD, tetapi murni sumbangan dari shabat Bupati dan Ibu yang tidak ingin disebutkan namanya.
Selain itu, Kepala Desa Tangkumaho, La Ode Halio mengucapkan rasa hormat dan bangga atas kunjungan Bupati dan Ibu TP-PKK Muna Barat, sekaligus meresmikan Gedung Serbaguna SOLIWUNTO Desa Tangkumaho.
Dipenghujung kegiatan La Ode Darwin bersama istri tercintanya serta hadirin dihibur dengan musik tradisional gambus.
Reporter : Laode Abubakar
KENDARI – Sorak-sorai warga menggema dari gedung X kegiatan mahasiswa kampus lama Kendari pada Senin sore (18/8). Masing-masing mereka mendukung peserta se-RTnya yang ikut dalam lomba tangkap bebek kategori anak-anak dan dewasa.
Lima peserta dengan mata tertutup adu kecepatan menangkap bebek yang ada dalam area lingkaran. Di babak final lomba, peserta yang paling cepat menangkap bebek dinyatakan sebagai juara.
Ketua panitia Muhammad Awaluddin mengapresiasi tingginya minat peserta mengikuti lomba perayaan kemerdekaan setelah hampir 30 tahun tidak pernah dilaksanakan.
Lomba tangkap bebek dan serangkaian lomba lainnya sengaja mengambil arena dalam gedung karena pertimbangan cuaca.
KENDARI – Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi merilis indikator strategis terkini terkait pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara Triwulan II -2025, Selasa (5/8/2025).
Rilis indikator perkembangan ekonomi Sultra ini disampaikan oleh Plt Kepala BPS Sultra, Andi Kurniawan.
Andi Kurniawan menjelaskan kondisi ekonomi Sulawesi Tenggara Semester I-2024 terhadap Semester I-2025 mengalami pertumbuhan sebesar 5,78 persen.

Sementara ekonomi Sulawesi Tenggara Tri Wulan II-2025 terhadap Tri Wulan II-2024 mengalami pertumbuhan sebesar 5,89 persen.
Ekonomi Sulawesi Tenggara Triwulan II-2025 terhadap Tri Wulan I-2025 tumbuh sebesar 3,17 persen.
Dari sisi produksi lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan memberikan kontribusi paling dominan terhadap PDRB Sulawesi Tenggara sebesar 24,57 persen.
“Sisi pengeluaran komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga memberikan kontribusi paling dominan terhadap PDRB Sulawesi Tenggara sebesar 47,31 persen,” kata Andi Kurniawan.
Perekonomian Sulawesi Tenggara berdasarkan besaran PDRB atas dasar harga berlaku Tri Wulan II-2025 mencapai Rp49,82 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp29,40 triliun.
Lan/Sultratv.com
Jakarta (23/7) – Seiring ekspansi kawasan industri di Indonesia, serangkaian insiden keselamatan kerja menyoroti adanya kelemahan sistemis yang kerap terabaikan. Menjawab tantangan ini, PT Nawakara Perkasa Nusantara (Nawakara), perusahaan solusi keamanan terintegrasi, memperkenalkan pergeseran paradigma dari sistem keamanan reaktif menjadi ekosistem proaktif yang dirancang untuk melindungi produktivitas dan nyawa.
Laporan kecelakaan industri, mulai dari ledakan hingga paparan limbah beracun, sering kali bukan disebabkan oleh kurangnya peralatan, melainkan oleh ketidaksiapan sistem dalam mendeteksi dan merespons risiko sejak dini. Tragedi seperti operator yang tewas tersengat listrik pada Mei 2025 atau ledakan fatal di fasilitas pemurnian nikel menjadi bukti nyata bahwa pengawasan pasif tidak lagi memadai.
“Kami melihat adanya jeda antara potensi bahaya dan waktu respons yang kerap terlalu panjang. Di sinilah pentingnya membangun ekosistem keamanan yang tidak hanya melihat ke belakang, tapi membaca ke depan,” ujar Satria Djaya Najamuddin, Deputy CEO & Transformation PT Nawakara Perkasa Nusantara.
Untuk menjembatani jeda tersebut, Nawakara membangun sistem berbasis prinsip Plan – Prevent – Protect, di mana keamanan menyatu dengan proses bisnis. Inisiatif kuncinya mencakup Digital Monitoring System dengan CCTV berbasis AI untuk analisis prediktif, yang mampu mengenali anomali hingga potensi risiko seperti asap atau suhu ekstrem. Ini didukung oleh Environmental Sensor Integration yang menyebar sensor gas, tekanan, dan suhu di titik rawan untuk memberi peringatan dini. Dari sisi manusia, Nawakara menyiapkan Emergency Response Team (ERT) terlatih khusus dan Command Center 24/7 untuk pemantauan serta respons terkoordinasi. Seluruh fondasi ini diperkuat dengan Audit Keamanan dan Simulasi berkala berstandar SMK3, ISO 45001, dan ISO 22301 untuk memastikan kesiapan nyata di lapangan.
Mengadopsi sistem keamanan proaktif bukanlah sekadar pengeluaran, melainkan investasi pada keberlanjutan bisnis. Sebuah insiden dapat menghentikan operasi selama berminggu-minggu dan mengguncang kepercayaan investor. Perusahaan yang telah bertransformasi melaporkan penurunan frekuensi kecelakaan, peningkatan waktu respons, dan proses audit yang lebih lancar.
“Dalam banyak proyek yang kami tangani, pendekatan kami selalu dimulai dari audit risiko menyeluruh hingga pelatihan simulasi di lapangan. Kami tidak hanya memasang sistem, tapi memastikan setiap prosedur keamanan benar-benar dijalankan dan dievaluasi secara berkala,” jelas Satria Djaya.
Pada akhirnya, keamanan yang efektif adalah fondasi dari budaya industri yang sesungguhnya. Nawakara hadir untuk membantu perusahaan menyusun sistem yang bekerja selaras dengan operasional, dimulai dari pemetaan risiko hingga memastikan setiap personel siap bertindak saat dibutuhkan. Sudah saatnya kawasan industri mengambil langkah konkret, karena keamanan yang baik adalah kunci untuk menjaga bisnis tetap berjalan, setiap hari. (*)
KAI Logistik memberikan dukungan untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar di Sanggar Belajar ISCO, Mangga Dua, Jakarta yang merupakan fasilitas pendidikan pendampingan anak-anak binaan ISCO. Dukungan ini meliputi bantuan dana pendidikan, perlengkapan belajar, serta penyelenggaraan kegiatan edukatif yang interaktif dan bermakna.
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) menegaskan komitmennya terhadap inklusivitas dan keberlanjutan melalui dukungan terhadap kegiatan pendidikan non-formal berkolaborasi dengan Yayasan ISCO (Indonesian Street Children Organization). Kegiatan ini secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga prasejahtera di wilayah perkotaan, yang selama ini tergolong rentan terhadap eksploitasi, putus sekolah, dan berbagai bentuk kejahatan sosial.
Adjeng Putri Adhatu, Manager of Public Relations KAI Logistik, mengungkapkan “Melalui kegiatan ini, KAI Logistik ingin turut membentuk generasi muda yang tangguh, peduli, dan memiliki akses terhadap pengetahuan. Anak-anak dari latar belakang apa pun berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan belajar. Hal ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan tujuan 4 yaitu Pendidikan Berkualitas termasuk memastikan pendidikan yang inklusif dan merata.”
Mengusung tema “Gerbong Mimpi Anak Indonesia”, KAI Logistik memberikan dukungan untuk menunjang kegiatan belajar-mengajar di Sanggar Belajar ISCO, Mangga Dua, Jakarta yang merupakan fasilitas pendidikan pendampingan anak-anak binaan ISCO. Dukungan ini meliputi bantuan dana pendidikan, perlengkapan belajar, serta penyelenggaraan kegiatan edukatif yang interaktif dan bermakna.
Salah satu tujuan dalam program ini adalah mendorong peningkatan kemampuan literasi anak melalui sesi mendongeng yang inspiratif. Melalui cerita-cerita sarat makna, anak-anak diajak memahami nilai-nilai seperti empati, keberanian, dan tanggung jawab dengan cara yang menyenangkan. Selain memperluas imajinasi, kegiatan ini juga mampu meningkatkan minat baca, kemampuan berbahasa, serta membangun rasa percaya diri anak dalam berkomunikasi dan berekspresi.
Selain mendongeng, Kegiatan edukasi juga mencakup pada “Peran Kereta Api dalam Ekonomi dan Lingkungan” termasuk pengenalan berbagai profesi di lingkungan kereta api dan logistik mulai dari masinis, hingga kurir logistik. Tidak hanya itu, anak-anak juga diajak untuk memahami pentingnya menjaga keselamatan, khususnya di sekitar jalur dan perlintasan kereta api, sebagai bagian dari pendidikan karakter dan tanggung jawab sosial.
Lebih lanjut, Sebagai upaya penguatan misi keberlanjutan, KAI Logistik juga menyisipkan pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan. Anak-anak diajak untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kelestarian bumi, salah satunya melalui kampanye pengurangan sampah plastik sekali pakai. Dalam kesempatan tersebut, KAI Logistik memberikan botol minum dan wadah makan yang dapat digunakan kembali (reusable), sebagai langkah kecil namun berdampak dalam membentuk kebiasaan ramah lingkungan sejak usia dini.
“Kami percaya bahwa pendidikan yang baik tidak hanya mencerdaskan, tapi juga membentuk karakter dan kepedulian sosial. Kegiatan ini adalah bentuk nyata dari komitmen KAI Logistik untuk memastikan setiap anak, tanpa memandang latar belakangnya, memiliki akses yang adil terhadap ilmu pengetahuan, nilai hidup, dan lingkungan yang sehat,” lanjut Adjeng.
Yayasan ISCO telah mendampingi ribuan anak dari kalangan ekonomi rendah untuk tetap mengakses pendidikan secara berkelanjutan. Kolaborasi antara KAI Logistik dan ISCO ini menjadi wujud nyata dari nilai-nilai inklusif, bahwa setiap anak, tanpa memandang latar belakang apapun memiliki hak yang sama untuk belajar, tumbuh, dan berkontribusi bagi masa depan bangsa.
“Hari Anak Nasional sebagai momentum penting, tidak hanya untuk merayakan keberadaan anak-anak Indonesia, tetapi juga untuk merefleksikan kembali peran seluruh pihak dalam memastikan aksesibilitas anak terhadap pendidikan berkualitas, lingkungan yang aman, dan masa depan yang setara. Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya konkret dalam mendorong implementasi pendidikan inklusif dan berkelanjutan” tutup Adjeng.









