Seputar Berita Kampus Page 2
Info Seputar Kampus – Menyajikan informasi terkini, peristiwa hingga hiburan dari Seputra Kampus
KENDARI – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan masyarakat tetang pemanfaatan potensi alam yang ada di sekita, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Halu Oleo (UHO) yang terdiri dari mahasiswa Jurusan Biologi Program Studi Biologi dan Program Studi Bioteknologi melaksanakan kegiatan sosialisasi mengenai pembuatan produk olahan berbahan dasar ikan dan buah kelapa kepada para warga di Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari.
Ada 15 mahasiswa dalam kegiatan pengabdian tersebut yang didampingi delapan orang Dosen Pembimbing. Ketua Tim DPL KKN Tematik Jurusan Biologi FMIPA UHO Dr Hj Sitti Wirdhana Ahmad SSi MSi mengatakan, kondisi geografis Kelurahan Talia yang terletak di wilayah pesisir dan sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai nelayan dan petani sehingga komoditas utama yang ada di wilayah ini adalah hasil laut berupa Ikan dan hasil pertanian berupa kelapa. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sekitar.
“Untuk itulah, mahasiswa KKN Tematik dari Jurusan Biologi FMIPA UHO berperan memberikan mengedukasi kepada masyarakat mengenai cara-cara kreatif dalam memanfaatkan sumber daya tersebut. Dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, menciptakan lapangan kerja tambahan, dan mengurangi potensi pemborosan sumber daya alam yang ada,” ujarnya.
Ia menerangkan, ada berbagai macam produk olahan yang dapat dihasilkan dari ikan dan buah kelapa. Untuk ikan yang dibuat menjadi sosis ikan yang diberi nama brand Sikayang Kelia (Sosis Ikan Layang Kelurahan Talia). Pada santan kelapa di olah menjadi minyak VCO yang dinamai Tacoo Zunopia (Talia Coconut Oil), sementara ampasnya diolah menjadi roti yang dinamai Cotta Bread (Roti Kelapa) dan daging buah kelapa dibuat menjadi keripik yang beri nama Kaluku Talia Chips (Kerupuk Kelapa Talia).
Lanjutnya, proses pembuatan olahan ikan kelapat tersebut sangat lah simpel dan mudah. Untuk pembuatan sosis ikan menggunakan bahan dasar ikan yang dihalkan lalu dicampur dengan bawang putih, merica bubuk, terigu dan tapioka lalu aduk, kemudian adonan siap dicetak dan direbus selama 20 menit. Sementara pembuatan VCO diawali dari membuat santan dengan menggunakan air hangat lalu difermentasi kemudian dilakukan penyaringan menjadi VCO.
“Untuk proses pembuatan roti dari ampas sanata kelapa diawali dengan aktifkan ragi roti lalu ditambahkan gula pasir, air hangat, tepung terigu, baking powder, garam, vanili dan ulenin hingga kalis, kemudian diambahkan margarine serta diamkan selama 1 jam. Lalu adonan dibagi beberapa bagian dan masukan isian serta dikukus selama 10 menit. Sedangkan pembuatan keripik diawali dengan menghaluskan daging buah kelapa dan di campurkan dengan telur, gula dan tepung ketan sehingga menjadi adonan kerupuk yang siap dicetak dan digoreng,” terangnya.
Pihaknya juga pemberian produk-produk yang telah diolah kepada masyarakat sebagai kenang-kenangan yang telah dikemas dengan diberi label.
Sementara itu, Lurah Talia La Wati berharap bahwa sosialisasi pembuatan produk olahan berbahan dasar ikan dan buah kelapa yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Tematik Jurusan Biologi FMIPA UHO dapat memanfaatkan potensi sumber daya lokal secara lebih efektif dan berkelanjutan serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan-bahan tersebut menjadi produk yang bernilai tambah dan ekonomis.
“Kami sangat bersyukur atas hadirnya mahasiswa KKN Tematik di sini, kerena biasa ikan yang didapat langsung kami makan. Tapi sekarang kami diajarkan ikan bisa dibuat jadi sosis. Selain itu juga, tadi buah kelapa hanya bisa dimakan dan dijadikan santan, sekarang bisa diolah menjadi VCO. Sepengetahuan saya VCO itu kalau di pasaran mahal tapi hari ini kami bisa belajar dan melihat langsung pembuatannya,” tuturnya.
Laporan : Dion Zimani
SULTRATVNEWS – Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara {KBST) melaksanakan kegiatan penguatan layanan dan tata kelola internal dalam persiapan menuju zona integritas wilayah bebas korupsi. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kandai KBST dari tanggal 26 hingga 29 Januari 2023, yang diikuti seluruh pegawai Kantor Bahasa.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara, Unilawati. Dalam sambutannya, Kepala KBST menyampaikan tujuan pelaksanaan kegiatan dalam rangka peningkatan pemahaman pegawai Kbst terkait proses KBSC menuju zona integritas wilayah bebas dari korupsi.
Pada hari pertama kegiatan ini diisi dengan materi penguatan pembangunan zona integritas wilayah bebas dari korupsi yang disampaikan oleh Prabarini Primaningsih dari Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dan dilanjutkan oleh Imran, Perwakilan dari BPK Provinsi Sulawesi Tenggara dengan materi manajemen risiko.
Pada hari kedua kegiatan masih dilaksanakan di Aula Kandai KBST dengan materi dibagi 3 sesi dengan 4 narasumber antara lain Eko Irmayan Syah dari Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Kendari, Hari Sahara dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kendari dan Ryan Adriano serta Irvanda Rajmalita dari sektor pelayanan perbendaharaan negara Kendari penyampaian materi dari para narasumber terkait.
Hal mendasar dan harus dilakukan dalam upaya menuju zona integritas wilayah bebas dari korupsi dimana meliputi peningkatan pengelolaan administrasi, penciptaan inovasi dalam pemberian layanan dan publikasi secara luas tentang program yang dilaksanakan oleh lembaga.
Selain itu, penyampaian terkait pengukuran dan indikator kinerja pelaksanaan anggaran dan pertanggungjawaban pelaporan belanja APBN termasuk paparan hal-hal yang berkaitan dengan pejabat perbendaharaan, pelaporan bendahara, rekonsiliasi laporan keuangan dan tanggung jawab yang melekat pada jabatan dan laporan bendahara.
Hari ketiga rangkaian kegiatan penguatan layanan dan tata kelola internal Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara dilaksanakan di Agrowisata yang berlokasi di Kecamatan Pondidaha.
Para rombongan menerima materi motivasi kerja kuat dipandu langsung oleh psikolog Ravian Tirdoni yang sejak dulu bekerjasama dengan KBST. Dalam kegiatan ini peserta diarahkan untuk lebih mengenal rekan kerja dan mengakrabkan diri antar pegawai di Kantor Bahasa.
Kegiatan dikemas dalam bentuk permainan kelompok dan meditasi yang membuat pegawai semakin akrab dan kompak permainan dinamika kelompok yang dipandu oleh tim dari agrawisata, mewarnai kegiatan pegawai KBST yang dikemas untuk melatih konsentrasi dan kekompakan antar pegawai.
Esok harinya seluruh rangkaian kegiatan penguatan layanan dan tata kelola internal KBST Usai. Kegiatan ditutup secara resmi oleh Kepala KBST dengan harapan kegiatan memberi manfaat baik bagi pegawai pada khususnya dan memberi dampak baik pada KBST pada umumnya.



